PERIODE BADAI MAGNET

PERIODE BADAI MAGNET DI STASIUN GEOFISIKA TONDANO

ABSTRAK

DISUSUN OLEH: MELKI ADI KURNIAWAN

NPT:13.06.1595

EMAIL: melki_adi@yahoo.com

Badai Magnet menimbulkan Lonjakan medan listrik secara tiba-tiba yang akan mengakibatkan kerusakan pada peralatan teknologi tinggi seperti peralatan satelit, komunikasi, dan sistem jaringan distribusi listrik. Di negara maju yang menggunakan kereta listrik, hal ini juga dapat merusak komponen alat transportasi tersebut. Badai magnet juga dapat menimbulkan korosi pada saluran pipa. Ini tentunya berbahaya apabila terjadi kebocoran pada saluran pipa minyak bumi atau gas.

Maka dari itu perlu adanya suatu  pengamatan dan analisa tentang karakteristik badai magnet di stasiun pengamat magnet bumi. Dengan metode FFT (Fast Fourier Transform) dapat mengubah grafik hari badai magnet dalam domain waktu menjadi domain frekuensi sehingga kita bisa mendapatkan periode yang paling kuat dari siklus badai magnet. Data yang digunakan adalah data badai magnet 2002- 2006 yang terekam di stasiun geofisika Tondano, Manado.

periode badai magnet

Periode badai magnet yang paling kuat terjadi pada periode 9 hari. Periode ini disebabkan pengaruh aktifitas matahari yang kuat pada tahun 2002 dan 2003  sehingga frekuensi badai magnet pada tahun tersebut meningkat.

Periode – periode kuat lainya adalah 27 hari dan 13.5 hari.  Periode ini dipengaruhi oleh waktu rotasi matahari dan kembali aktifnya lubang korona yang menyebabkan terjadinya badai magnet.

KATA KUNCI: PERIODE BADAI MAGNET,FFT,FAST FOURIER TRANSFORM

8 responses to this post.

  1. Posted by Rickter Duran on August 5, 2009 at 8:54 pm

    FFT nya

    Reply

  2. Posted by nda on August 5, 2009 at 9:10 pm

    badai maGnet ky p c???
    tnda2x?!
    peNgen tw….🙂

    Reply

    • Posted by geofisika42 on August 5, 2009 at 9:36 pm

      Bagaimana aktivitas matahari tersebut dapat mengganggu medan magnet pada bumi? Pada dasarnya medan magnet bumi berasal dari efek dinamo yang disebabkan konveksi cairan logam besi di inti luar bumi yang bersamaan dengan efek coriolis menyebabkan bumi mempunyai sifat kemagnetan dan membentuk arus di sepanjang garis gaya medan magnet sumbu utara-selatan. Perilaku medan magnet bumi sangat terpengaruh oleh aktivitas permukaan matahari,seperti CME dan aktivitas lainya dalam ikatan medan magnet ruang antar planet (Interplanetary Magnetic Field atau IMF) di bagian bumi yang dinamakan “polar caps”.
      Pada saat terjadi aktivitas di matahari, partikel- pertikel bermuatan dan medan magnet terlontar dari permukaan matahari yang kemudian dibawa oleh angin surya melewati ruang antar planet hingga mencapai bumi. Kemudian angin surya akan menumbuk magnetosfer (lapisan yang terbentuk dari medan magnet bumi). Peristiwa ini disebut Interplanetary Shock (IPS).

      Pada saat terjadi IPS ,energi dan momentum dari angin surya dapat masuk ke magnetosfer bumi di daerah “polar caps”. Selanjutnya,jika IMF cenderung berarah ke selatan maka akan menimbulkan badai magnetik yang terekam di stasiun magnet di seluruh bumi (Cuaca Antariksa,2008)

      badai magnet g kelihatan ,ibaratnya seperti 2 batang magnet yang di dekatkan. pasti keadaan medan magnet yang lebih kecil akan terganggu.

      Reply

    • Posted by geofisika42 on August 5, 2009 at 9:38 pm

      tanda- tanda naya ada AURORA di kutub utara maupun selatan bumi…makanya sekarang para ilmuan sedang meneliti intensitas dan kuat medan badai magnet yang terjadi di kutub dengan satelit khusus.

      Reply

  3. Posted by made jhon g42 on August 10, 2009 at 10:08 pm

    tep..mantep melq…

    Reply

  4. Posted by made jhon g42 on August 10, 2009 at 10:10 pm

    tep …mantep melq~

    Reply

  5. Posted by kusfandiari abu nidhat on November 5, 2010 at 9:40 pm

    Artikel di atas menyebutkan mengenai pengaruh badai magnet terhadap piranti elektronik. Bagaimana halnya dengan pengaruh bagai magnet terhadap makhluk hidup? Tentu ada pengaruhnya. Namun, sampai saat ini belum ada penyelidikan secara intensif terhadap masalah ini. Manusia mungkin yang akan mengalami dampak serius dari badai ini, terutama pada pola pikir dan perilaku yang terjadi. Sudahkah diadakan penelitian akan hal ini?

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: